12.02.2014
Waterfall Model
Waterfall model pertama kali diperkenalkanoleh Winston Royce tahun 1970. Waterfall Model merupakan model klasik yang sederhana dengan aliran sistem yang linier. Output dari setiap tahap merupakan input bagi tahap berikutnya.
Model ini telah diperoleh dari proses rekayasa lainnya dan menawarkan cara pembuatan rekayasa perangkat lunak secara lebih nyata. Model ini melibatkan tim SQA (Software Quantity Assurance) dengan 5 tahapan, dimana setiap tahapan selalu dilakukan verifikasi atau testing. Tahapan model waterfall meliputi :
- Requirment
Dalam tahapan ini jasa, kendala dan tujuandari konsultasi dengan pengguna sistem. Kemudian semuanya dibuat dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh user dan staf pengembang. Dengan kata lain, dalam tahapn ini dilakukan analisa kebutuhan, kemdian diverifikasi klien dan tim SQA.
- Specification
Dokumentasi spesifikasi, kemudian diperiksa oleh tim SQA. Selanjutnya jika disetujui oleh klien, maka dokumen tersebutmerupakan kontrak kerjaantaraklien dan pengembang s0ftware. Selanjutnya merencanakan jadwal pengembangan software. Jika disetujui oleh SQA, tahap desain baru dilakukan.
- Design
Proses design sistem membagi kebutuhan-kebutuhan menjadi sistem perangkat lunak atau perangkat keras. Proses tersebut menghasilkan sebuah arsitektur keseluruhan. Desain perangkat lunak termasuk menghasilkan fungsi sistem perangkatlunak dalam bentuk yang mungkin ditransformasi kedalam satu atau lebih program yang dapat dijalankan. Tahapan ini telah menentukan alur software hingga pada tahap algoritma detail. Di akhir tahap ini, kembali diperksa tim SQA.
- Implementation
Selama tahap ini, desain perangkat lunak disadari sebagai sebuah program lengkap atau unit program. Desain yang telah disetujui, diubah dalam bentuk kode-kode program. Tahap ini, kode-kode program yang dihasilkan masih pada tahap modul-modul. Diakhir tahap ini, tiap modul di testing tanpa diintegrasikan.
- Integration
Unit program diintegrasikan dandiuji menjadi sistem yang lengkap untuk meyakinkan bahwa persyaratan perangkat lunak telah dipenuhi. Setelah uji coba, sistem disampaikan ke konsumen.
- Operaton mode & retirement
Normalnya, ini adalah tahap yang terpanjang. Sistem dipasang dan digunakan. Pemeliharaan termasuk pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah sebelumnya. Perbaikan inmplementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai kebutuhan baru ditemukan.
Setiap tahap dari modelini menggunakan Document Drivent, yaitu tahap selanjutnya selalu bekerja berdasarkan dokumen yang telah diberikan sebelumnya.
Tahapan pada waterfall model tidak akan selesai jika tidak disetujui SQA. Modifikasi pada tahap tertentu (tidak sesuai dengan dokumen sebelumnya), proses harus kembali pada tahap sebelumnya untuk penyesuaian dan peninjauan ulang.
Dalam prakteknya, setiap langkah sering tumpang tindih dan saling memberi informasi satu sama lain. Proses perangkat lunak tidak linierdan sederhana, tapi mengandung urutan iterasi dari aktifitas pengembangan. Selama di langkah terakhir, perangkat lunak telah digunakan. Kesalahan dan kelalaian dalam menentukan kebutuhan perangkat lunak original dapat diatasi.
Sayangnya model yang banyak mengandung iterasi, sehingga membuat sulit bagi pihak manajemen untuk memeriksa seluruh rencana dan laporan. Maka dari itu, setelah sedikit iterasi, biasanya bagian yang telah dikembangkan akan dihentikan dan dilanjutkan dengan langkah pengembangan selanjutnya.
Masalah-masalah selama resolusi selanjutnya, dibiarkan atau diprogram. Pemberhentian yang prematur dari persyaratan akan berarti bahwa sistem tidak akan sesuai dengan keinginan user. Mungkin juga sistem terstruktur secarajelek yang sebenarnya merupakan masalah deain akan dibiarkan karenaterkalahkan olehtrik implementasi.
Masalah pendekatan waterfall adalah ketidakluwaesan pembagian proyek ke dalam langkah yang jelas/nyata. Sistem yang disampaikan kadang-kadang tidak dapatdigunakan sesuai keinginan konsumen. Namun demikian, model waterfall mencerminkan kepraktisan rekayasa. Konsekuensinya, model proses perangkat lunak yang berdasarkan pada pendekatan ini, digunakan dalam pengembangan sistem perangkat lunak dan hardware yang luas.
Pengertian Water fall model
Waterfall model adalah salah satu model pengembangan software, dimana kemajuan suatu proses dipandang sebagai terus mengalir ke bawah seperti air terjun.
Tahap – tahap pengembangan waterfall model adalah :
1. Analisis dan definisi persyaratan
Pelayanan, batasan, dan tujuan sistem ditentukan melalui konsultasi dengan user.
Pelayanan, batasan, dan tujuan sistem ditentukan melalui konsultasi dengan user.
2. Perancangan sistem dan perangkat lunak
Kegiatan ini menentukan arsitektur sistem secara keseluruhan
Kegiatan ini menentukan arsitektur sistem secara keseluruhan
3. Implementasi dan pengujian unit
Perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program
Perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program
4. Integrasi dan pengujian sistem
Unit program diintegrasikan atau diuji sebagai sistem yang lengkap untuk menjamin bahwa persyaratan sitem telah terpenuhi
Unit program diintegrasikan atau diuji sebagai sistem yang lengkap untuk menjamin bahwa persyaratan sitem telah terpenuhi
5. Operasi dan pemeliharaan
Merupakan fase siklus yang paling lama. Sistem diinstall dan dipakai. Perbaikan mencakup koreksi dari berbagai error, perbaikan dan implementasi unit sistem dan pelayanan sistem.
Merupakan fase siklus yang paling lama. Sistem diinstall dan dipakai. Perbaikan mencakup koreksi dari berbagai error, perbaikan dan implementasi unit sistem dan pelayanan sistem.
- Keuntungan:
- Simple dan mudah diimplementasikan
- mudah diatur
- Cocok untuk proyek kecil
- Kerugian:
- Tidak mengakomodasi perubahan requirement
- Resiko ketidakpastian tinggi
- Model yang buruk untuk proyek yang berorientasi obyek
- Model yang buruk untuk proyek lama
Waterfall Model
V-Model
Model ini merupakan perluasan dari model waterfall. Disebut sebagai perluasan karena tahap-tahapnya mirip dengan yang terdapat dalam model waterfall. Jika dalam model waterfall proses dijalankan secara linear, maka dalam model V proses dilakukan bercabang. Dalam model V ini digambarkan hubungan antara tahap pengembangan software dengan tahap pengujiannya.

Berikut penjelasan masing-masing tahap beserta tahap pengujiannya:
1. Requirement Analysis & Acceptance Testing
Tahap Requirement Analysis sama seperti yang terdapat dalam model waterfall. Keluaran dari tahap ini adalah dokumentasi kebutuhan pengguna.
Acceptance Testing merupakan tahap yang akan mengkaji apakah dokumentasi yang dihasilkan tersebut dapat diterima oleh para pengguna atau tidak.
2. System Design & System Testing
Dalam tahap ini analis sistem mulai merancang sistem dengan mengacu pada dokumentasi kebutuhan pengguna yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Keluaran dari tahap ini adalah spesifikasi software yang meliputi organisasi sistem secara umum, struktur data, dan yang lain. Selain itu tahap ini juga menghasilkan contoh tampilan window dan juga dokumentasi teknik yang lain seperti Entity Diagram dan Data Dictionary.
3. Architecture Design & Integration Testing
Sering juga disebut High Level Design. Dasar dari pemilihan arsitektur yang akan digunakan berdasar kepada beberapa hal seperti: pemakaian kembali tiap modul, ketergantungan tabel dalam basis data, hubungan antar interface, detail teknologi yang dipakai.
4. Module Design & Unit Testing
Sering juga disebut sebagai Low Level Design. Perancangan dipecah menjadi modul-modul yang lebih kecil. Setiap modul tersebut diberi penjelasan yang cukup untuk memudahkan programmer melakukan coding. Tahap ini menghasilkan spesifikasi program seperti: fungsi dan logika tiap modul, pesan kesalahan, proses input-output untuk tiap modul, dan lain-lain.
5. Coding
Dalam tahap ini dilakukan pemrograman terhadap setiap modul yang sudah dibentuk.
V Model memiliki beberapa kelebihan. Kelebihan-kelebihan tersebut secara garis besar dapat dijelaskan seperti berikut:
· V Model sangat fleksibel. V Model mendukung project tailoring dan penambahan dan pengurangan
method dan tool secara dinamik. Akibatnya sangat mudah untuk melakukan tailoring pada V Model agar
sesuai dengan suatu proyek tertentu dan sangat mudah untuk menambahkan method dan tool baru atau
menghilangkan method dan tool yang dianggap sudah obsolete.
· V Model dikembangkan dan di-maintain oleh publik. User dari V Model berpartisipasi dalam change
control board yang memproses semua change request terhadap V Model.
V Model juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan-kekurangan tersebut yaitu:
· V Model adalah model yang project oriented sehingga hanya bisa digunakan sekali dalam suatu proyek.
· V Model terlalu fleksibel dalam arti ada beberapa activity dalam V Model yang digambarkan terlalu
abstrak sehingga tidak bisa diketahui dengan jelas apa yang termasuk dalam activity tersebut dan apa
yang tidak.
sumber : http://hendra141988.blogspot.com/
V-Model
Simple Interaction Design Model
Pada model rancangan interaksi sederhana ini input atau masukan hanya memiliki satu titik. yang mana masukan tersebut diidentifikasikan apakah sesuai dengan kebutuhan, lalu didesain sesuia dengan persyaratan yang telah ditetap kan. Setelah diDesain rancangan tersebut dibangun dan harus interaktif. Setelah itu barulah racangan tersebut dievaluasi.
Evaluasi dapat dilakukan dimana saja, rancangan yang telah di evaluasi dapat kembali didesain ulang atau apakah rancanagn tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan user, maka alur tersebut akan terus berputar hingga pada tahap evaluasi tidak lagi terjadi kesalahan, baik dalam penetapan kebutuhan user maupun pendesainannya, sehingga pada tahap evaluasi terciptalah sebuah hasil akhir yang valid.
sumber : http://tommysetiawan1994.wordpress.com/2013/01/22/simple-interaction-design-model/
sumber : http://tommysetiawan1994.wordpress.com/2013/01/22/simple-interaction-design-model/
Simple Interaction Design Model
Star Lifecycle Model ( hartson & Hix, 1989)

- Analisa
Identifikasi kemampuan user, strategi yang digunakan untuk meningkatkan ketrampilannya, alat yang saat ini dipakai, masalah-masalah yang dialami, perubahan yang diinginkan baik dalam ketrampilan maupun peralatan.
Metode : tanya kemampuan user dan buat daftar dengan skala prioritas, observasi ketrampilan di lapangan.
- Evaluasi kompetisi
Tentukan kekuatan dan kelemahan rancangan
Metode : pengguna diminta untuk mencoba menggunakan berbagi produk dan minta untuk menyebutkan kelebihan dan kelemahan dari masing-masing produk.
-Rancang sambil jalan
Gunakan hasil analisa untuk membuat alternatif solusi, minta masukan sampai dengan penentuan pilihan yang terbaik.
Metode : tanyai user sehubungan dengan pengalaman menggunakan prototipe.
- Evaluasi dan validasi
Secara periodik user memberikan masukan selama pengembangan dan perancangan akan diulang berdasarkan masukan tadi.
Metode : amati kebutuhan pokok user dalam menggunakan sistem.
- Benchmark
Memadukan hal-hal terbaik yang dimiliki pesaing untuk diterapkan dalam sistem yang dibangun Metode : menggali informasi dari user hal-hal yang sebaiknya ada dibandingkan dengan kompetitor, contoh : situs IBM.
Dalam Siklus permodelan ini pengujian dilakukan terus menerus, tidak harus dikahir. Misalnya dimulai dari menentukan kosep desain (conceptual design ) dalam proses ini akan langsung terjadi evaluasi untuk langsung ternilai apakah sudah sesuai dengan kebutuhan user, bila belum maka akan terus berulang di evaluasi hingga benar-benar pas, selanjutnya apabila sudah pas, maka dari tahap evaluasi yang pertama aka lanjut ke proses yg selanjutnya yakni requirements/specification yakni memverifikasikan persyaratan rancangan tersebut, dan pada tahap itu juga langsung terjadi pengevaluasian seperti tahap pertama, dan selanjutnya akan tetap sama terjadi pada tahapan-tahapan selanjutnya yakni task analysis/fungsion analysis, pengimplementasian, prototyping hingga pada akhirnya terciptalah sebuah aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan user. Intinya pada rancangan model ini pengevaluasian dilakukan disetiap tahapan tidak hanya pada tahapan akhir seperti model-model rancangan yang lainnya.
Star Lifecycle Model (Hartson & Hix, 1989)
12.10.2012
*untuk menggunakan cara ini anda
harus terkoneksi ke internet
*UPDATE
Jika anda pernah mencoba untuk mengaktifkan windows 8 dengan cara aktivasi menggunakan software atau aplikasi lain yang tidak di percaya, maka pertama-tama anda harus menguninstall semuanya untuk memperbaiki sistem anda atau memperbaiki yang corupt. Caranya buka Command Prompt (Admin) dengan cara klik kanan pada tombol Start lalu klik Command Prompt (Admin) lalu ketikan
*UPDATE
Jika anda pernah mencoba untuk mengaktifkan windows 8 dengan cara aktivasi menggunakan software atau aplikasi lain yang tidak di percaya, maka pertama-tama anda harus menguninstall semuanya untuk memperbaiki sistem anda atau memperbaiki yang corupt. Caranya buka Command Prompt (Admin) dengan cara klik kanan pada tombol Start lalu klik Command Prompt (Admin) lalu ketikan
sfc / scannow
lalu enter, sekarang coba cara di
bawah. Smoga sukses :*
kalo mau berhasi, ikuti caranya dengan cermat ya sayang
kalo mau berhasi, ikuti caranya dengan cermat ya sayang
- Pertama-tama kita setting DNS
internet
Klik Start > ketikan "Control Panel" lalu enter > Network And Internet > Network And Sharing Center > Change Adapter Settings > Klik kanan pada koneksi internet yang sedang di gunakan>lalu Klik Properties > Klik tab Networking > Klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IP) > Properties > klik Use the following DNS Server Addresses > Pada Preferred DNS Server masukan ip 8.8.8.8 dan pada Alternate DNS server masukan ip 8.8.4.4
- Setelah itu atur settingan jam
internet
Klik jam {yang ada di ujung kanan bawah > Change date and time settings... > Klik tab internet time > klik Change Settings... > pada Server pilih time.windows.com > Lalu Updatenow > jika sudah Sukses Klik OK tapi jika tidak klik lagi Update Now sampai sukses
- Persiapan sudah selesai,
sekarang kita masuk ke cara aktivasi
Klik kanan pada Start > Klik Command Prompt (Admin) > Klik Yes >
masukan
slmgr.vbs -ipk NG4HW-VH26C-733KW-K6F98-J8CK4 lalu enter, setelah itu masukan
slmgr.vbs -skms win8kms4.mooo.com lalu klik enter, dan terakhir masukan
slmgr.vbs -ato dan tara windows anda aktif deh
kalo gax sukses,,,,pake server yang ini :- win8kms4.mooo.com
- kms.creighton.edu
- kms.dant.net.ru
- lunar21.no-ip.org
- kms.cc.columbia.edu
- tearservers.no-ip.org
atau tanda (-) diubah menjadi (/)
- Restar Komputer dan enjoy...
Nah
sekian lah untuk postingan tentang Windows 8 kali ini, tunggu postingan
selanjutnya tentang windows 8 semoga bermanfaat...........
CARA AKTIVASI WINDOWS 8 PROFESSIONAL
Langganan:
Komentar (Atom)